RSS

Aplikasi bisnis oracle

Aplikasi Bisnis Oracle Sukseskan
Proses Bisnis Enseval
Print E-mail
Tuesday, 14 August 2007

Jakarta -- PT. Enselval Putera Megatrading (Enseval), salah satu perusahaan besar distribusi dalam bisnis farmasi Indonesia, hari ini, tepatnya tanggal 14 Agustus 2007 di Hotel Shangrilla, umumkan kesuksesan Enseval dalam mengimplementasikan teknologi Oracle E-Business Suite.


Image
Adi J. Rusli, Managing Director, Oracle Indonesia dan Vidjongtius, President Director, Enseval.

Implementasi Oracle E-Business Suite yang digunakan Enseval meliputi modul utama untuk kebutuhan finansial; Order Management; Inventory Management; Procurement; Warehouse Management System; Demand Planning; dan Advance Supply Chain Planning. Solusi mutakhir ini mampu menciptakan kemudahan dan sentralisasi semua proses bisnis Enseval dalam mendukung volume transaksi yang terus meningkat dan mampu menggabungkan proses dari unit yang berbeda. Dengan begitu, semua aktivitas back office semakin lebih mudah diatur secara efisien untuk pengembalian modal yang lebih cepat.

Dengan Oracle E-Business Suite, Adi J. Rusli, Managing Director, Oracle Indonesia memastikan, "Kita percaya bahwa Enseval akan mendapatkan keuntungan dari solusi aplikasi Oracle yang terskala dan yang terintegrasi dengan mudah dengan piranti lunak dan keras yang telah ada. Arus proses bisnis yang terbaik di kelasnya memungkinkan untuk mengubah proses bisnis dengan cepat untuk menjawab semua kebutuhan bisnis Enseval. Ini adalah komitmen kita untuk memberikan Enseval solusi aplikasi yang terintegrasi dan terbaik dari Oracle."

Menurut Vidjongtius, President Director, Enseval, " Implementasi Oracle Warehouse Menagement System kami mencapai "live" dalam waktu hanya empat bulan, lebih cepat sebulan dari waktu yang diperkirakan. Hal ini menunjukkan pengetahuan Oracle dalam menggabungkan solusi merka dengan proses bisnis kita yang kompleks."
Dengan aplikasi bisnis yang ditawarkan Oracle, manfaat yang langsung dirasakan oleh Enseval diantaranya, "Mengurangi duplikasi, yakni penggunaan satu data dari awal hingga selesai; mengurangi pekerjaan manual, sehingga lebih efisien dan dapat meminimalisir kesalahan yang dibuat oleh manusia, serta penghematan biaya untuk perjalanan dinas." tambah Vidjongtius.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

pengertian sistem informasi manajemen

Sistem Informasi Manajemen

Pengertian

Sistem Informasi Manajemen (SIM)

- SIM terutama melayani fungsi perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan di tingkat manajemen

- SIM merangkum dan melaporkan operasi-operasi dasar dari perusahaan

- SIM biasanya melayani manajer yang tertarik pada hasil-hasil mingguan, bulanan, dan tahunan

Sistem Pendukung (pengambilan)Keputusan (SPK)

- SPK membantu para manajer untuk mengambil keputusan yang semi-terstruktur, unik, atau berubah dengan cepat, dan tidak dapat ditentukan dengan mudah di awal

- SPK lebih memiliki kemampuan analisis dibandingkan sistem lain

Karakteristik Sistem Informasi Manajemen

- SIM mendukung pengambilan keputusan terstruktur pada tingkat kendali operasional dan manajemen. Juga berguna untuk tujuan-tujuan perencanaan bagi manajer senior

- Biasanya berorientasi pada pelaporan dan pengendalian

- SIM bergantung pada basis data dan alur data yang telah tersedia di perusahaan

- SIM memiliki kapabilitas analitik


- SIM secara umum membantu dalam pengambilan keputusan menggunakan data saat ini dan masa lalu

- SIM bisa memiliki orientasi internal atau eksternal


Jenis Sistem Informasi

Terdapat bermacam-macam sistem informasi, sesuai dengan tingkatan manajemen dan fungsi bisnisnya, sebagaimana terlihat pada ilustrasi berikut


Siklus Hidup Pengembangan

Metode pengembangan Sistem Informasi meliputi beberapa tahap secara umum sebagai berikut

1. Perencanaan

2. Analisis

3. Perancangan

4. Pengembangan

5. Penggunaan

Tahap Perencanaan

Tujuan

1. menentukan ruang lingkup proyek

2. mengenali berbagai area permasalahan potensial

3. mengatur urutan tugas

4. membuat dasar untuk pengendalian


Tahap Analisis

Tujuan : penelitian sistem yang telah ada dengan target merancang sistem yang baru atau diperbarui

Langkah-langkah :

1. sosialisasi penelitian sistem

2. pengorganisasian tim proyek

3. mendefinisikan kebutuhan sistem informasi

4. menyiapkan usulan rancangan

5. menerima / menolak rancangan

Tahap Perancangan

Tujuan : menentukan operasi dan data yang dibutuhkan oleh sistem baru

Langkah :

1. menyaipakan rancangan sistem terperinci

2. mengidentifikasi berbagai alternatif konfigurasi sistem

3. mengevaluasi berbagai alternatif sistem

4. memilih konfigurasi terbaik

5. menyiapkan usulan penerapan

Tahap Pengembangan

Tujuan : memperoleh dan mengintegrasikan sumber daya fisik dan konseptual yang menghasilkan sebuiah sistem yang bekerja

Langkah :

1. merencanakan pengembangan

2. mendapatkan sumberdaya perangkat keras dan lunak

3. menyiapkan basisdata

4. melatih pengguna

5. masuk ke sistem baru

Tahap Penggunaan

Tujuan : menggunakan sistem baru, melakukan penelitian formal untuk menilai sejauh mana kinerja sistem baru dan memeliharanya

Langkah :

1. menggunakan sistem baru

2. mengaudit sistem baru

3. memelihara : memperbaiki kesalahan, memutakhirkan, dan meningkatkan lagi sistem

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS